rss_feed

FORSID LOTIM

Jalan Ramban Biak, Jurusan BLK Lotim
Forum Sistem Informasi Desa Lenek Kabupaten Lombok Timur Provinsi Nusa Tenggara Barat
Kode Pos 83653

081997607744 mail_outline [email protected]

Hari Libur Nasional
Hari Suci Nyepi (Tahun Baru Saka)
  • AHMAD HARMAIN, A.Md.

    Pengawas

  • Syarifuddin

    Pengawas

  • MUHAMMAD, S.Pd

    Ketua FORSID

  • MUHAMAD BUDIMAN

    Sekretaris

  • SAHARAWATI, S.Pd

    Bendahara

  • ZULKARNAIN

    Divisi Pengembangan

  • FAIZIN, S.Pd.

    Divisi Pengembangan

  • AGUS HERMANSYAH

    Divisi Pengembangan

  • PARHAN

    Divisi Pengembangan

  • MUHAMMAD TONI NUR KHAERI

    Divisi Pengembangan

  • RAHMAT JUMHUR

    Divisi Pengembangan

  • MUSYADDAD AKBAR

    DIVISI ADVOKASI DAN JARINGAN KERJA

  • ZULKIFLI

    DIVISI ADVOKASI DAN JARINGAN KERJA

  • HERMAN MULYADI

    DIVISI ADVOKASI DAN JARINGAN KERJA

  • MUHAMMAD FAUZI

    DIVISI ADVOKASI DAN JARINGAN KERJA

  • SAFARI ASHARI

    DIVISI ADVOKASI DAN JARINGAN KERJA

settings Pengaturan Layar

Selamat Datang di Website Resmi Forum Sistem Informasi Desa Kabupaten Lombok Timur - NTB
fingerprint
OpenSID Aplikasi Gratis Untuk Desa

08 Nov 2021 12:35:39 139 Kali

Pengertian Sistem Informasi Desa

Dalam konteks OpenSID, yang dimaksud dengan Sistem Informasi Desa adalah proses dan aplikasi yang:

  • Berbasis komputer
  • Mengelola informasi kantor desa
  • Mendukung fungsi dan tugas kantor desa, termasuk administrasi kependudukan, perencanaan, pelaporan, pengelolaan asset, pengelolaan anggaran, layanan publik, dsbnya

Dengan pengertian ini, jenis aplikasi yang tercakup dalam “Sistem Informasi Desa” suatu desa bisa saja lebih dari satu: misalnya OpenSID untuk pengelolaan data kependudukan, SISKEUDES untuk mengelola keuangan desa, aplikasi lain untuk mengelola BUMDes, dsbnya.

Peran dan Manfaat SID

Berikut ini dijelaskan secara singkat beberapa manfaat SID menurut pengertian di atas (tidak terbatas pada fitur yang ada di OpenSID saja).

  1. Kantor desa lebih efisien
    Misalnya, dengan memakai OpenSID, kantor desa dapat menyediakan layanan surat keterangan pada warga jauh lebih cepat dibandingkan cara manual. Dengan OpenSID, data penduduk sudah tersimpan dan dapat diisikan secara otomatis pada surat yang bisa dicetak langsung.
  2. Kantor desa lebih efektif
    Sebagai contoh, karena SID menyimpan data penduduk beserta atribut-atributnya, kantor desa dapat dengan mudah memilah data penduduk secara akurat berdasarkan kriteria yang diinginkan, sehingga bisa mentargetkan suatu program pemerintah secara tepat sasaran. Ini berbeda dengan proses serupa tanpa SID, di mana sering dilakukan penentuan sasaran program secara kira-kira dan tidak berbasis data.
  3. Pemerintah desa lebih transparan
    Dengan SID, pemerintah desa dapat mengelola informasi kegiatan desa dalam bentuk yang mudah disajikan kepada warga dan lebih mudah diakses warga. Misalnya, kantor desa dapat memakai SID untuk mengelola informasi perencanaan pengembangan desa dan menampilkan informasi tersebut pada berbagai media, seperti di web desa, papan pengumuman dsbnya.
  4. Pemerintah desa lebih akuntabel
    Dengan adanya informasi perencanaan, kegiatan pembangunan, penggunaan dana desa dsbnya di dalam SID yang mudah diakses warga, pemerintah desa akan dituntut untuk lebih akuntabel. Kantor desa akan mempunyai kesempatan untuk secara lebih mudah membuat laporan pertanggung-jawaban kegiatan, penggunaan dana desa dsbnya.
  5. Layanan publik lebih baik
    Seperti disebut di atas, dengan SID kantor desa akan lebih efisien dan lebih efektif dalam melakukan fungsi dan tugas mereka. Karena salah satu tugas utama kantor desa adalah memberi layanan publik, fungsi ini pun akan lebih baik. Contoh sederhana yang diberikan di atas, warga akan bisa memperoleh surat keterangan yang mereka butuhkan secara lebih cepat dan dengan data yang lebih akurat.
  6. Warga mendapat akses lebih baik pada informasi desa
    Dengan SID, informasi kependudukan, perencanaan, asset, anggaran dsbnya akan terrekam secara elektronik. Semua informasi tersebut mempunyai potensi untuk lebih mudah diakses oleh warga. Kantor desa mempunyai kesempatan untuk menyediakan fasilitas bagi warga untuk mengakses informasi desa dengan mudah, misalnya dengan menerbitkan informasi desa di web desa. Karena tahu data itu ada, warga juga mempunyai kesempatan untuk menuntut kantor desa untuk menyediakan akses pada informasi yang mereka butuhkan.
  7. Warga dapat berpartisipasi lebih aktif dalam pembangunan desa
    Ketersediaan data dan informasi desa yang mudah diakses akan meningkatkan potensi warga untuk berpartisipasi dalam pembangunan desa. Warga akan tahu kegiatan apa yang sedang berjalan dan apa yang direncanakan, sehingga dapat ikut mengawal kegiatan tersebut ataupun memberi usul, saran dan masukan lain terkait pembangunan desa. Lebih dari itu, SID juga mempunyai potensi untuk menyediakan media elektronik untuk menggalang partisipasi warga, seperti forum diskusi atau formulir komentar/usulan elektronik.
SID diharapkan dapat membantu pemerintah desa dalam beberapa hal berikut:
  • Kantor Desa lebih efisien dan efektif
  • Pemerintah Desa lebih transparan dan akuntabel
  • Layanan Publik lebih baik
  • Warga mendapat akses lebih baik pada informasi desa
Strategi pengembangan OpenSID adalah untuk:
  • Memudahkan pengguna untuk mendapatkan SID secara bebas, tanpa proses birokrasi
  • Memudahkan pengguna menyerap rilis SID baru
  • Memungkinkan pegiat SID untuk membuat kontribusi langsung pada source code aplikasi SID
OpenSID dikelola di Github untuk:
  • Merekam semua perubahan yg dibuat
  • Memungkinkan kembali ke revisi sebelumnya, apabila diperlukan
  • Memudahkan kolaborasi antar pegiat SID dan juga dengan desa dampingan dalam mengembangkan SID
  • Backup online source code SID yg dapat diakses setiap saat

HAK CIPTA, SYARAT, DAN KETENTUAN

Aplikasi Sistem Informasi Desa (SID) dibangun dan dikembangkan pada awalnya oleh COMBINE Resource Institution sejak tahun 2009. Pemegang hak cipta aslinya adalah Combine Resource Institution (http://lumbungkomunitas.net/).

Sistem ini dikelola dengan merujuk pada lisensi GNU General Public License Version 3 (http://www.gnu.org/licenses/gpl.html).

Versi di Github ini dikembangkan sejak Mei 2016, gratis dan bebas untuk dimanfaatkan dan dikembangkan oleh semua desa. Hak Cipta OpenSID sekarang dipegang oleh Perkumpulan Desa Digital Terbuka (https://opendesa.id), lembaga hukum yang sengaja dibentuk untuk mengelola OpenSID.

DEMO

Demo aplikasi OpenSID dapat dilihat di https://demo.opensid.or.id. Versi yang terlihat di demo itu adalah rilis Umum terkini. Modul administrasi demo OpenSID dapat diaskses pada https://demo.opensid.or.id/index.php/siteman. Masukkan Username = admin dan Password = sid304.

chat
Kirim Komentar

Untuk artikel ini

person
stay_current_portrait
mail
chat

account_circle Pemerintah

share Sinergi Program

folder Arsip Artikel


event Agenda


  • Belum ada agenda

insert_photo Galeri

assessment Statistik Pengunjung

Hari ini : 302
Kemarin : 202
Total Pengunjung : 70.462
Sistem Operasi : Unknown Platform
IP Address : 172.70.42.163
Browser : Tidak ditemukan

message Komentar Terkini

  • person Anonim

    date_range 26 Oktober 2021 13:10:56

    Mantap [...]